saat kesedihan memenuhiku, aku menuangkan minuman seorang diri
aku benci diriku sendiri layaknya aku membencimu
aku mulai membicarakanmu, namun aku sadar aku bicara seperti dirimu
terdengar seperti dirimu
aku mabuk sepanjang waktu, aku mabuk setiap hari
aku tak tahu akan sesulit ini setelah kehilanganmu
sekarang kita orang asing, kita benar-benar tak lagi bersama
setelah kehilanganmu, selamanya kita orang asing
seolah kesedihan memenuhiku, aku menuangkan minuman seorang diri
aku benci diriku sendiri layaknya aku membencimu
dan lagi aku mulai membicarakanmu, namun aku sadar aku bicara seperti dirimu
terdengar seperti dirimu
aku mabuk sepanjang waktu, aku mabuk setiap hari
aku tak tahu akan sesulit ini setelah kehilanganmu
sekarang kita orang asing, kita benar-benar tak lagi bersama
setelah kehilanganmu, selamanya kita orang asing
aku mabuk dan mengulangi apa yang ku katakan, lagi dan lagi
aku hanya menunggumu, tak sadar kalau kita sudah terasing satu sama lain
aku mabuk sepanjang waktu, aku mabuk setiap hari
aku tak tahu akan sesulit ini setelah kehilanganmu
sekarang kita orang asing, kita benar-benar tak lagi bersama
setelah kehilanganmu, selamanya kita orang asing
saat hari mulai gelap, hari ini aku mabuk lagi






0 Comments:
Post a Comment