mata sedihku
sama seperti kemarin
malam ini, dipenuhi dengan air mata
ku singkirkan jiwa mudaku
namun itu menyakitkan, aku ingin bersandar padamu
jika dengan tenang aku mengikuti jejak kakimu
mungkin aku akan melihatmu
aku ingin menemukan nafasmu
aku bisa merasa nyaman
jika sekarang kau berada di depanku
maafkan aku karena sekarang ini tak percaya pada siapapun
aku ingin menyingkirkan bekas lukaku di belakangku, di sana
kau mungkin menganggapku lucu
apakah tanganmu benar-benar tempat untukku?
bagaimana perasaanmu?
nafasmu
wajahmu
tanpa sadar
hatiku menuju padamu
kenyataanku
janji kita
membuat hatiku perlahan-lahan terlipat
namun aku terus memikirkanmu
bersamamu
jika kau takut pada kegelapan ini
sudah ku bilang, jangan ragu dan peganglah tanganku
akan ku berikan semua hal yang pernah kau berikan padaku
aku sudah berjanji padamu
ini bukan lah apa-apa
kaulah yang pertama membuka hatiku
aku tak peduli jika aku yang kedua
berpeganglah padaku
jika tidak, semua itu takkan ada artinya
kau, hanya kaulah yang bisa menjadi pelipur laraku
satu-satunya cara untuk aku tetap bertahan
adalah dirimu
nafasmu
wajahmu
tanpa sadar
hatiku menuju padamu
kenyataanku
janji kita
membuat hatiku perlahan-lahan terlipat
namun aku terus merindukanmu
dengan hati yang tak sabar
dengan tangan yang gemetar
ku ingin memelukmu
kau di sampingku
tanpa sadar, aku menuju padamu
aku tahu kau menginginkanku
ku berkata pada diri sendiri, kalau ini tidaklah benar
ku coba tuk menyembunyikan perasaanku
namun mereka terus saja nampak
bersamamu
sama seperti kemarin
malam ini, dipenuhi dengan air mata
ku singkirkan jiwa mudaku
namun itu menyakitkan, aku ingin bersandar padamu
jika dengan tenang aku mengikuti jejak kakimu
mungkin aku akan melihatmu
aku ingin menemukan nafasmu
aku bisa merasa nyaman
jika sekarang kau berada di depanku
maafkan aku karena sekarang ini tak percaya pada siapapun
aku ingin menyingkirkan bekas lukaku di belakangku, di sana
kau mungkin menganggapku lucu
apakah tanganmu benar-benar tempat untukku?
bagaimana perasaanmu?
nafasmu
wajahmu
tanpa sadar
hatiku menuju padamu
kenyataanku
janji kita
membuat hatiku perlahan-lahan terlipat
namun aku terus memikirkanmu
bersamamu
jika kau takut pada kegelapan ini
sudah ku bilang, jangan ragu dan peganglah tanganku
akan ku berikan semua hal yang pernah kau berikan padaku
aku sudah berjanji padamu
ini bukan lah apa-apa
kaulah yang pertama membuka hatiku
aku tak peduli jika aku yang kedua
berpeganglah padaku
jika tidak, semua itu takkan ada artinya
kau, hanya kaulah yang bisa menjadi pelipur laraku
satu-satunya cara untuk aku tetap bertahan
adalah dirimu
nafasmu
wajahmu
tanpa sadar
hatiku menuju padamu
kenyataanku
janji kita
membuat hatiku perlahan-lahan terlipat
namun aku terus merindukanmu
dengan hati yang tak sabar
dengan tangan yang gemetar
ku ingin memelukmu
kau di sampingku
tanpa sadar, aku menuju padamu
aku tahu kau menginginkanku
ku berkata pada diri sendiri, kalau ini tidaklah benar
ku coba tuk menyembunyikan perasaanku
namun mereka terus saja nampak
bersamamu






0 Comments:
Post a Comment