kau dan aku, seperti ini saling terpisah begitu jauh
lewat saluran telepon yang tidak ku tahu aku menghubungimu
suara yang penuh cinta berbisik dalam hati
saat aku mendengarnya, entah bagaimana mataku menjadi berlinang
sekarang aku tak bisa menunggumu lagi
sebuah koin terakhir, yang hanya masih tersisa di ujung tanganku,
D.D.D D.D.D aku sangat kesepian seorang diri
D.D.D D.D.D hatiku yang terbakar karenamu
aku mempertimbangkannya
kau dan aku, seperti ini saling terpisah begitu jauh
maafkan ku yang hanya bisa mendengarmu berbicara lewat saluran telepon
suaramu yang memanggilku dengan samar
kapanpun aku mendengarnya, aku menjadi sedikit tak sabar
sekarang aku tak bisa menunggumu lagi
sebuah koin terakhir, yang hanya masih tersisa di ujung tanganku,
D.D.D D.D.D aku sangat kesepian seorang diri
D.D.D D.D.D hatiku yang terbakar karenamu
D.D.D D.D.D aku sangat kesepian seorang diri
D.D.D D.D.D hatiku yang terbakar karenamu
lewat saluran telepon yang tidak ku tahu aku menghubungimu
suara yang penuh cinta berbisik dalam hati
saat aku mendengarnya, entah bagaimana mataku menjadi berlinang
sekarang aku tak bisa menunggumu lagi
sebuah koin terakhir, yang hanya masih tersisa di ujung tanganku,
D.D.D D.D.D aku sangat kesepian seorang diri
D.D.D D.D.D hatiku yang terbakar karenamu
aku mempertimbangkannya
kau dan aku, seperti ini saling terpisah begitu jauh
maafkan ku yang hanya bisa mendengarmu berbicara lewat saluran telepon
suaramu yang memanggilku dengan samar
kapanpun aku mendengarnya, aku menjadi sedikit tak sabar
sekarang aku tak bisa menunggumu lagi
sebuah koin terakhir, yang hanya masih tersisa di ujung tanganku,
D.D.D D.D.D aku sangat kesepian seorang diri
D.D.D D.D.D hatiku yang terbakar karenamu
D.D.D D.D.D aku sangat kesepian seorang diri
D.D.D D.D.D hatiku yang terbakar karenamu






0 Comments:
Post a Comment