bagaimana aku bisa jatuh cinta padamu?
bagaimana bisa begitu sakit seperti ini?
aku tak pernah menginginkan orang yang sejahat ini
bisakah aku menyentuhmu jika aku mengatakan kalau aku mencintaimu ribuan kali?
bisakah kau tahu hatiku jika aku menangis dan mengemis dengan percuma?
haruskah aku mencoba membenci nama itu ribuan kali?
haruskah aku menghitung berapa banyak rasa sakit yang kumiliki?
cinta itu telah tumbuh terlalu besar
karena kau bukanlah aku
kau takkan merasakan hal yang sama seperti yang ku rasakan
ya, akulah yang lebih menyukaimu
bahkan jika hatiku terluka 9 kali
tak apa-apa jika aku bisa tersenyum walau sekali
karena bersamamu adalah kebahagiaanku
bahkan jika kau merasa tak enak walau sekali saja
aku tak pernah bisa menyingkirkannya dengan mudah
aku melakukan semua yang kau katakan padaku, apapun itu
bahkan jika aku menunggu selama seribu tahun
tak apa-apa jika aku bisa melihatmu
satu hari, satu bulan, satu tahun
meskipun aku tahu kau tidak akan datang
aku terus melempar dan membalikkan badan tanpa henti
dan tertidur saat aku menunggumu, menunggumu
kapankah aku bisa melihatmu dengan cara yang nyaman?
kapankah aku bisa menyingkirkan keserakahan ini?
aku ingin tahu segalanya tentang dirimu
sejak kapan kau tinggal dan bersembunyi di dalam hatiku?
ini telah menjadi duri yang begitu dalam dan bahkan tak bisa aku keluarkan
bahkan jika hatiku terluka 9 kali
tak apa-apa jika aku bisa tersenyum walau sekali
karena bersamamu adalah kebahagiaanku
bahkan jika kau merasa tak enak walau sekali saja
aku tak pernah bisa menyingkirkannya dengan mudah
aku melakukan semua yang kau katakan padaku, apapun itu
bahkan jika aku menunggu selama seribu tahun
tak apa-apa jika aku bisa melihatmu
satu hari, satu bulan, satu tahun
meskipun aku tahu kau tidak akan datang
aku terus melempar dan membalikkan badan tanpa henti
dan tertidur saat aku menunggumu, menunggumu
aku ingin menahanmu
tak bisa memberikanmu pada siapapun
bagiku hanya ada dirimu, jika bukan dirimu
seorang diri lebih nyaman bagiku
sekali lagi, seperti kemarin, di tempat ini
inilah aku yang menunggu, menunggu dirimu
inilah aku yang menunggu, menunggu dirimu
bagaimana bisa begitu sakit seperti ini?
aku tak pernah menginginkan orang yang sejahat ini
bisakah aku menyentuhmu jika aku mengatakan kalau aku mencintaimu ribuan kali?
bisakah kau tahu hatiku jika aku menangis dan mengemis dengan percuma?
haruskah aku mencoba membenci nama itu ribuan kali?
haruskah aku menghitung berapa banyak rasa sakit yang kumiliki?
cinta itu telah tumbuh terlalu besar
karena kau bukanlah aku
kau takkan merasakan hal yang sama seperti yang ku rasakan
ya, akulah yang lebih menyukaimu
bahkan jika hatiku terluka 9 kali
tak apa-apa jika aku bisa tersenyum walau sekali
karena bersamamu adalah kebahagiaanku
bahkan jika kau merasa tak enak walau sekali saja
aku tak pernah bisa menyingkirkannya dengan mudah
aku melakukan semua yang kau katakan padaku, apapun itu
bahkan jika aku menunggu selama seribu tahun
tak apa-apa jika aku bisa melihatmu
satu hari, satu bulan, satu tahun
meskipun aku tahu kau tidak akan datang
aku terus melempar dan membalikkan badan tanpa henti
dan tertidur saat aku menunggumu, menunggumu
kapankah aku bisa melihatmu dengan cara yang nyaman?
kapankah aku bisa menyingkirkan keserakahan ini?
aku ingin tahu segalanya tentang dirimu
sejak kapan kau tinggal dan bersembunyi di dalam hatiku?
ini telah menjadi duri yang begitu dalam dan bahkan tak bisa aku keluarkan
bahkan jika hatiku terluka 9 kali
tak apa-apa jika aku bisa tersenyum walau sekali
karena bersamamu adalah kebahagiaanku
bahkan jika kau merasa tak enak walau sekali saja
aku tak pernah bisa menyingkirkannya dengan mudah
aku melakukan semua yang kau katakan padaku, apapun itu
bahkan jika aku menunggu selama seribu tahun
tak apa-apa jika aku bisa melihatmu
satu hari, satu bulan, satu tahun
meskipun aku tahu kau tidak akan datang
aku terus melempar dan membalikkan badan tanpa henti
dan tertidur saat aku menunggumu, menunggumu
aku ingin menahanmu
tak bisa memberikanmu pada siapapun
bagiku hanya ada dirimu, jika bukan dirimu
seorang diri lebih nyaman bagiku
sekali lagi, seperti kemarin, di tempat ini
inilah aku yang menunggu, menunggu dirimu
inilah aku yang menunggu, menunggu dirimu






0 Comments:
Post a Comment