Oh, kau akan menatapku
Kita akan saling beradu pandang
Do'aku pasti akan jadi kenyataan, sebab
Oh, kau menatapku dan tersenyum padaku
Aku sangat ingin tahu tentang senyuman itu
Apakah kau merasakan hal yang sama sepertiku
Atau kau hanya sekedar menyeringai padaku
Oh, kau mendekatiku, kau pasti sudah membaca pikiranku
Jantungku berdetak saat kau datang selangkah demi selangkah mendekatiku
Oh, aku dengan lembut meletakkan tanganku di bahumu
Dan menatap matamu
Dan berkata, "Haruskah kita menari?"
* Berayun, berayun, berayunlah sayangku
Berputar, berputarlah, ayo kita menari
Oh, dengan begitu aroma segarmu akan menutupi tubuhku
Berayun, berayun, berayunlah sayangku
Bawa bawakan cintamu padaku
Oh, dengan begitu malam ini akan tetap ada di hatimu selamanya
Ayo Menari!
Oh, saat bel tengah malam berdering
Kau melihat jam
Aku khawatir kau mungkin pergi seperti Cinderella
Karena khawatir, sekarang aku menjadi gugup
Aku terus mengacaukan langkahku
Bahkan jika aku bertingkah acuh tak acuh
Aku terus menatapmu dan mengawasimu
Oh, seolah kau sudah membaca pikiranku
Kau hendak mengatakan sesuatu
Namun kau melihat jam dan terus merenung
Oh, kenapa kamu membuatku begitu cemas?
Dan kemudian seolah-olah kau telah memutuskan
Kau berkata padaku, Ayo kita terus menari”
* Ulangi (X2)
Kita akan saling beradu pandang
Do'aku pasti akan jadi kenyataan, sebab
Oh, kau menatapku dan tersenyum padaku
Aku sangat ingin tahu tentang senyuman itu
Apakah kau merasakan hal yang sama sepertiku
Atau kau hanya sekedar menyeringai padaku
Oh, kau mendekatiku, kau pasti sudah membaca pikiranku
Jantungku berdetak saat kau datang selangkah demi selangkah mendekatiku
Oh, aku dengan lembut meletakkan tanganku di bahumu
Dan menatap matamu
Dan berkata, "Haruskah kita menari?"
* Berayun, berayun, berayunlah sayangku
Berputar, berputarlah, ayo kita menari
Oh, dengan begitu aroma segarmu akan menutupi tubuhku
Berayun, berayun, berayunlah sayangku
Bawa bawakan cintamu padaku
Oh, dengan begitu malam ini akan tetap ada di hatimu selamanya
Ayo Menari!
Oh, saat bel tengah malam berdering
Kau melihat jam
Aku khawatir kau mungkin pergi seperti Cinderella
Karena khawatir, sekarang aku menjadi gugup
Aku terus mengacaukan langkahku
Bahkan jika aku bertingkah acuh tak acuh
Aku terus menatapmu dan mengawasimu
Oh, seolah kau sudah membaca pikiranku
Kau hendak mengatakan sesuatu
Namun kau melihat jam dan terus merenung
Oh, kenapa kamu membuatku begitu cemas?
Dan kemudian seolah-olah kau telah memutuskan
Kau berkata padaku, Ayo kita terus menari”
* Ulangi (X2)






0 Comments:
Post a Comment