Akankah ada cinta yang menyakitkan seperti ini?
Kenapa hanya aku satu-satunya yang terpuruk?
Aku benci cinta ini yang meresap ke dalam hatiku yang keras
Pada akhirnya, kau tak di sini
Aku tak bisa memelukmu
Aku tak bisa mencintaimu
Aku tertidur, kelelahan karena tetesan air mata
Aku tak sabar, aku tak bisa menunggu
Karna itu aku akan menemuimu pertama kali dalam mimpiku
Andai saja aku bisa melihatmu walau tuk sekali saja
Aku ingin membuang air mataku yang tersembunyi
Aku tak bisa memelukmu
Aku tak bisa mencintaimu
Sepertinya aku bisa melihatmu dalam mimpiku
Dengan menyedihkan, aku berkeliaran dalam labirin ini
Setelah aku menghubungimu, kau seperti fatamorgana yang menghilang
Pada akhirnya, kau tak di sini
Aku tak bisa memelukmu
Aku tak bisa mencintaimu
Aku tertidur, kelelahan karena tetesan air mata
Aku tak sabar, aku tak bisa menunggu
Karna itu aku akan menemuimu pertama kali dalam mimpiku
Andai saja aku bisa melihatmu walau tuk sekali saja
Aku ingin membuang air mataku yang tersembunyi
Berapa banyak lagi aku harus menangis untuk melupakanmu?
Berapa banyak lagi aku harus tersakiti untuk menghapusmu?
Sepertinya aku akan menjadi gila
Aku tak sabar, aku tak bisa menunggu
Karna itu aku akan menemuimu pertama kali dalam mimpiku
Andai saja aku bisa melihatmu walau tuk sekali saja
Aku ingin membuang air mataku yang tersembunyi
Aku tak bisa memelukmu
Aku tak bisa mencintaimu






0 Comments:
Post a Comment