Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan
Selalu ada alasan untuk segalanya
Untuk tidur, untuk bermimpi
Bahkan dalam mimpipun aku melihatmu
Mungkin dunia ini begitu besar
Mungkin ini adalah awal dari mimpi
Karna dirimu, dirimu
Tak tahu mengapa begitu menyakitkan
Di dunia yang beku ini
Tak ada seorangpun selain dirimu!
Mimpi adalah seberkas cahaya
Bahkan jika kita kebetulan saling berjumpa
Apakah kita saling menyerupai?
Terima kasih, sekarang
Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan
Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan
Andaikan kita
Andaikan kita hidup di dunia yang berbeda
Kita, satu sama lain
Sepertinya aku takkan pernah melihatmu
Tanpa disadari, kita
Apakah seharusnya kita bersama
Maaf, sekarang
Aku akan tersenyum meskipun itu menyakitkan
Aku akan jadi lebih baik sebanyak aku membencimu
Sebanyak hatiku yang telah tercabik-cabik
Aku akan memberikan semuanya untukmu
Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan
Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan
Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan
Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan
Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan
Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan
Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan
Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan
Hari di saat air mata menjadi lautan
Saat itu kita akan mengetahuinya
Bahkan jika dunia menertawakanku
Aku akan menjaga hati yang menyedihkan ini
Aku akan tersenyum meskipun itu menyakitkan
Aku akan jadi lebih baik sebanyak aku membencimu
Sebanyak hatiku yang telah tercabik-cabik
Aku akan memberikan semuanya untukmu
Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan
Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan
Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan
Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan
Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan
Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan
Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan
Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan
Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan
Tak ada rasa sakit, tak ada keuntungan






0 Comments:
Post a Comment