Aku memikirkanmu bahkan saat aku menutup mataku
Dengan mata terbuka, aku lebih memikirkanmu
Sepanjang hari, aku memikirkanmu
Tak ada waktu bagiku untuk beristirahat
Bahkan hari inipun
Aku hanya menatapmu dari belakang
Menelan monologku
Menuju dirimu, mengambil satu langkah, dan satu langkah lagi
Meskipun aku berani mendekatimu
Kau berada satu langkah lebih jauh
Aku menyebut namamu, lagi dan lagi
Namun itu tak pernah sampai padamu
Berapa banyak lagi yang harus aku jalani supaya kau melihatku?
Senyum yang kau berikan padaku
Apakah itu hanya karena kesopanan?
Apakah ini hanya cinta yang aku miliki sendirian?
Menuju dirimu, mengambil satu langkah, dan satu langkah lagi
Meskipun aku berani mendekatimu
Kau berada satu langkah lebih jauh
Aku menyebut namamu, lagi dan lagi
Namun itu tak pernah sampai padamu
Berapa banyak lagi yang harus aku jalani supaya kau melihatku?
Aku dalam cinta ini sendirian
Karna itu aku bahkan tak bisa berpisah
Aku tak bisa semakin dekat untuk menjauh
Apa yang aku lakukan?
Aku mohon lihatlah aku
Ambillah satu langkah ke arahku
Menuju dirimu, mengambil satu langkah, dan satu langkah lagi
Meskipun aku berani mendekatimu
Kau berada satu langkah lebih jauh
Aku menyebut namamu, lagi dan lagi
Suatu hari, itu akan sampai padamu
Sampai itu terjadi, aku mohon tunggulah aku






0 Comments:
Post a Comment