Apakah yang harus aku katakan pertama kali? pena ku terhenti
Menggerakkan hatimu, itu lebih sulit daripada yang ku pikirkan
Aku tak menyalahkan atau membencimu
Cara bicaramu yang hangat itu, sekarang kian memudar
Aku hidup seolah aku baik-baik saja
Kau tahu, itu sedikit kasar, namun tetap saja
Aku tak melupakanmu
Aku tak melupakanmu
Itu tak terhitung jumlahnya, kata-kata menyakitkan yang terus berulang
Aku menunggumu
Tak peduli apa yang kau katakan, aku akan kembali ke awal
Bahkan saat aku memegang ujung jariku, di dalam kepalaku kau begitu pekat
Aku tak melupakanmu
Aku tak melupakanmu
Itu tak terhitung jumlahnya, kata-kata menyakitkan yang terus berulang
Aku menunggumu
Aku menuliskan isi hatiku sepanjang malam
itu tumpah, seolah aku gila
Hari inipun aku tak bisa menghentiknamu
Aku tak melupakanmu
Aku tak melupakanmu
Aku tak melupakanmu
Meski aku tahu itu sudah berakhir, namun tetap saja
Aku tak melupakanmu
Aku tak melupakanmu
Aku tak melupakanmu
Aku tak melupakanmu
Kau tak mendengarkanku dan meninggalkanku
Namun tetap saja aku menunggumu
Aku tak bisa mengatakan ini padamu, namun
Aku masih menunggumu






0 Comments:
Post a Comment