Aku baik-baik saja.
Sama seperti ku menjalani hidup.
Aku mencarimu sepanjang waktu.
Tak seperti tadi malam.
Sekarang aku tak punya mimpi
Aku bahkan bisa tertidur.
Namun di penghujung hari yang melelahkan
Saat aku pulang ke rumah
Aku tak bisa menahan untuk memikirkanmu
Pelukanmu yang hangat
Dan suaramu yang terngiang di telingaku
Jangan khawatirkan aku.
Suatu saat, air mataku akan mengering.
Namun itu sungguh menyakitkan
Sebuah kanvas putih yang dipenuhi dengan dirimu
Aku melukismu tanpa adanya sebuah warna
Aku melukis sebuah lukisan
Sekarang, aku tanpa dirimu.
Aku akan melukis sebuah masa depan.
Dunia ini tanpamu
Betapapun indahnya itu
Tanpa adanya petunjuk, saat malam aku tak bisa tidur
Dan perlahan-lahan semuanya menjadi tak berwarna
Seperti tidur tanpa mimpi
Semua itu tak ada artinya sama sekali.
Dalam ingatanmu
Dalam sosok yang paling cantik
Aku berharap aku ada di dalamnya.
Dalam kenangan hari-hari kita yang indah
Kenangan yang mempesona
Akankah aku ada di dalamnya meski tuk sesaat saja?.
Bagaimanapun caranya aku akan bertahan.
Jangan khawatirkan aku.
Suatu saat air mataku akan mengering.
Namun itu sungguh menyakitkan
Sebuah kanvas putih dipenuhi dengan dirimu
Aku melukismu tanpa adanya sebuah warna
Aku melukis sebuah lukisan
Sekarang, aku tanpa dirimu.
Aku akan melukis sebuah masa depan.






0 Comments:
Post a Comment