Saat-saat indah yang terhenti, musim yang tak datang
Cinta yang lain, tanpa rasa takut
Datang dengan nafas terengah.
Duniaku yang terdiam sekarang itu membuka mata hatiku
Kau yang dulu segalanya dalam seluruh hidupku
Kau memudar entah ke mana.
Kau yang tak bisa ku sentuh, sekarang tutuplah mata hatimu itu
Perlahan-lahan, jangan pernah menangis
Cinta yang berulang merupakan wujud perasaan yang tersisa dari hati yang hampa.
Saat-saat indah yang terhenti, musim yang tak datang
Kau yang dulu segalanya dalam seluruh hidupku
Kau memudar entah ke mana.
Kau yang tak bisa ku sentuh, sekarang tutuplah mata hatimu itu
Perlahan-lahan, jangan pernah menangis
Cinta yang berulang merupakan wujud perasaan yang tersisa dari hati yang hampa.
Saat-saat indah yang terhenti, musim yang tak datang
Tak peduli seberapa banyak kau memohon dan bergantung, kau bahkan kehilangan harga dirimu.
Sekarang, jangan pernah menangis
Cinta yang berulang merupakan wujud perasaan hati yang hampa.
Saat-saat indah yang terhenti, musim yang tak datang
Saat-saat indah yang terhenti, musim yang tak datang, musim yang tak datang






0 Comments:
Post a Comment