Setelah aku membiarkanmu pergi seolah mengucapkan selamat tinggal pada burung musim gugur
Setelah aku membiarkanmu pergi, aku duduk di depan minumanku
Saat air mata mengalir
Setelah aku membiarkanmu pergi, saat aku melihat bintang-bintang yang menghilang
Kata-kata yang tak terucap mengalir seperti air mata, cinta yang menyakitkan itu
Apakah aku bisa menghapusnya?
Suatu hari, hujan turun di jalan-jalan penuh dengan kenangan
Itu menjadi cinta yang kesepian dan aku menundukkan kepalaku
Lalu aku mendengar suaramu
Cinta yang terlalu menyakitkan, itu bukanlah cinta
Cinta yang terlalu menyakitkan, itu bukanlah cinta
Suatu hari, angin melewati bahuku yang basah
Aku menggantung rasa lelahku di jendela dan aku mulai membencimu
Cinta yang terlalu menyakitkan, itu bukanlah cinta
Cinta yang terlalu menyakitkan, itu bukanlah cinta
Marilah kita jangan pernah kembali ke dunia dengan cinta
Marilah kita kubur semua kata-kata rindu dan cinta yang tak terpenuhi
Cinta yang terlalu menyakitkan, itu bukanlah cinta
Cinta yang terlalu menyakitkan, itu bukanlah cinta






0 Comments:
Post a Comment