Aku tak bisa menghapusnya lagi
Goresan cat yang dalam, sepertinya itu tersisa di ujung jariku
Aku tak bisa mengosongkan hatiku lagi
Aku terdiam di jalan yang dulu kita susuri bersama, seperti ini
Lupakanlah aku yang kau rindukan, hapuslah aku yang ada di hari itu
Kau harus menghapus semua kenanganku yang memudar, dengan begitu kau tak akan jadi samar
Lupakanlah aku yang tengah kesulitan, karna hanya akulah yang paling tersakiti
Semakin banyak cinta berkembang, semakin sakit yang ku dapatkan
Air mataku masih belum bisa berhenti
Semakin aku menghapusnya, itu malah menjadi semakin deras
Lupakanlah aku yang kau rindukan, hapuslah aku yang ada di hari itu
Kau harus menghapus semua kenanganku yang memudar, dengan begitu kau tak akan jadi samar
Lupakanlah aku yang tengah kesulitan, karna hanya akulah yang paling tersakiti
Semakin banyak cinta berkembang, semakin sakit yang ku dapatkan
Itu terus menyebar saat aku menyentuhnya, tersisa di dalam hatiku
Jalan dimana saat pertama kali aku mencintaimu, tiba-tiba aku berada disini lagi
Memar hitam di dada, memar menyebar di dalam dada
Kau harus menghapus semua kenanganku yang memudar, dengan begitu kau tak akan jadi samar
Lupakanlah kita yang dulu bahagia, hapuslah semua tentang kita yang dulu bersama
Karna aku bahkan sudah merasa cukup dengan diriku yang memudar ini






0 Comments:
Post a Comment