Umm, ini bukanlah apa-apa
Aku hanya merindukanmu
Aku mencoba meneleponmu
Kau bilang kau sedang sibuk
Sekarang tak apa-apa
Ah ya, ya, ya
Aku bahkan senang mendengar suaramu seperti ini
Maaf, aku sudah bilang bahwa ini sudah berakhir
Aku tak melihatnya di matamu
Diriku yang lebih dari hanya sekedar teman
Kaulah yang pertama
Aku tahu, aku tahu, aku tahu
Meski sekarang aku menemuimu, itu tak berguna
Namun aku masih mencintaimu
Aku mohon, jangan tutup teleponnya
Sayang, Sampai sekarang
Aku masih gemetar saat mendengar suaramu
Kau tahu aku masih mencintaimu
Aku mohon, jangan tutup teleponnya
Sayang, jangan tutup teleponnya
Aku mohon jangan jadi terlalu sensitif padaku
Aku mohon
Akhir-akhir ini kau jadi begini
Apa yang sudah kau lakukan?
Raut wajah yang tanpa berpikir
Sayang, kaulah yang slalu berselisih
Dan lagi
(brrp! hello?)
Aku akan menghubungi kembali di penghujung malam
Namun kita belum benar-benar bicara meski tuk sesaat
Bahkan teh yang berlebihan itu akan meracunimu
Aku merasa seperti itulah cinta
Namun kita membiarkannya pergi, mm
Kau mengatakan maaf padaku dan aku merasa muak karenanya
Tak satupun yang jadi urusanku
Aku mencoba untuk bersikap jahat
Namun kau membuatku menjadi tak berdaya
Kau tak bisa mengatakannya dengan jelas
Kau sama sekali tak keren di mataku
Di SNS kau menuliskan kisah tentang kita, seolah kau merindukanku
Aku tahu, aku tahu, aku tahu
Meski sekarang aku menemuimu, itu tak berguna
Namun aku masih mencintaimu
Hallo?
Aku mohon, jangan tutup teleponnya
Sayang, Sampai sekarang
Aku masih gemetar saat mendengar suaramu
Kau tahu aku masih mencintaimu
Aku mohon, jangan tutup teleponnya
Sayang, jangan tutup teleponnya
Aku mohon jangan jadi terlalu sensitif padaku
Aku mohon
Bagaimana kabarmu? Aku berlatih kata-kata yang mudah itu
Aku menekan nomermu
Apa kau membenciku seperti ini?
Haruskah aku menunggu lagi?
Aku menarik tanganku
Apakah kau tahu apa yang ku rasakan?
Aku mohon, jangan tutup teleponnya
Sayang, Sampai sekarang
Aku masih gemetar saat mendengar suaramu
Kau tahu aku masih mencintaimu
Aku mohon, jangan tutup teleponnya
Sayang, jangan tutup teleponnya
Aku mohon jangan jadi terlalu sensitif padaku
Aku mohon
Aku masih merindukanmu






0 Comments:
Post a Comment