Musim dingin yang sulit
Hari musim semi yang menjauh
Aku mabuk lalu tertidur
Aku lebih suka melupakanya
Waktu terus berlalu
Aku terjebak di dalam mimpi
Jangan pernah berhenti
Kau, teruslah bermimpi
Sampai kau mencapai puncaknya
Kau, janganlah berhenti bermimpi
Jalanan yang dingin
Hatiku membeku
Waktu terus berlalu
Aku berhenti disana
Di sebuah kota yang indah
dalam kegelapan yang tersembunyi
Di sebuah gang yang dingin
Fajar dimana aku tengah mengembara
Di kedua mataku
Air mata nan panas
Dan kembang api akan meledak
Jangan pernah berhenti
Kau, teruslah bermimpi
Hari musim semi, datanglah
Dunia, aku merindukannya
Aku mabuk dan tertidur
Aku lebih suka melupakannya
Waktu terus berlalu
Aku berhenti disana
Di sebuah kota yang indah
dalam kegelapan yang tersembunyi
Di sebuah gang yang dingin
Fajar di saat aku tengah mengembara
Di kedua mataku
Air mata nan panas
Dan kembang api akan meledak
Jangan pernah berhenti
Kau, teruslah bermimpi
Sampai kau mencapai puncaknya
Kau, janganlah berhenti bermimpi






0 Comments:
Post a Comment