Aku berjalan mundur diantara hari-hari yang melelahkan
Aku berjalan terhuyung-huyung dengan bahuku yang kian terkulai
Aku berjalan mundur diantara hari-hari yang begitu sulit
Aku bahkan memaksakan diriku untuk tersenyum
Langkah kakiku terasa begitu berat
Aku bangun dengan tergesa-gesa
Meski aku membenci matahari pagi
Kembali menuju hari yang sama seperti hari kemarin
Aku harus berjalan
Aku harus bertahan, meski menyesakkan, meski sulit, meski penuh tetesan air mata
Dan aku mengencangkan tali sepatuku kembali
Aku harus bangkit, meski menyakitkan, meski di hadapanku begitu gelap
Aku kembali mengepalkan kedua tunjuku
Aku harus melalui ini
Setiap hari selalu sama, itu membosankan
Bahkan jika aku merasa lelah dan menyerah
Dan lagi, pada hari yang sama seperti hari kemarin
Aku harus berjalan
Aku harus bertahan, meski menyesakkan, meski sulit, meski penuh tetesan air mata
Dan aku mengencangkan tali sepatuku kembali
Aku harus bangkit, meski menyakitkan, meski di hadapanku begitu gelap
Aku kembali mengepalkan kedua tunjuku
Aku harus melalui ini
Aku harus bertahan, meski menyesakkan, meski sulit, meski penuh tetesan air mata
Dan aku mengencangkan tali sepatuku kembali
Aku harus bertahan
Meski menyakitkan, meski di hadapanku begitu gelap
Aku menggertakan gigiku dan melanjutkan hidup ini
Aku harus bertahan






0 Comments:
Post a Comment