Satu halaman terlewati, dua halaman terlewati
Itu seperti hari pertama yang perlahan-lahan kian menjauh
Kita berdua cukup saling mencintai
Saat melewati halaman ketiga, air mataku menggenang
Saat aku melihat kenangan yang perlahan-lahan ku ingat
Aku hanya tersenyum sambil menangis
Perlahan-lahan semilir angin berhembus
Melewati kenangan yang telah ku baca
Dalam kisah selanjutnya yang kosong
Apakah yang harus ku gambarkan?
Karna dulu kita telah berjumpa dan mengucapkan selamat tinggal
Kita saling mengucapkan selamat tinggal, akankah kita terpisah?
Sekarang itu berhembus dan kembali berhembus
Meski anginnya begitu menyakitkan
Dengan hati kita yang dulu saling mencintai
Kita harus saling melepaskan satu sama lain
Sekarang itu berhembus
Sebuah kisah yang disampaikan oleh angin
Perlahan-lahan semilir angin berhembus
Melewati kenangan yang telah ku baca
Dalam kisah selanjutnya yang kosong
Apakah yang harus aku gambarkan?
Karna dulu kita telah berjumpa dan mengucapkan selamat tinggal
Kita saling mengucapkan selamat tinggal, akankah kita terpisah?
Sekarang itu berhembus dan kembali berhembus
Meski anginnya begitu menyakitkan
Dengan hati kita yang dulu saling mencintai
Kita harus saling melepaskan satu sama lain
Sekarang itu berhembus
Sebuah kisah yang disampaikan oleh angin
Haruskah aku berbalik?
Haruskah aku mengatakannya lagi?
Haruskah aku mengatakan bahwa "aku mencintaimu"?
Sebuah kisah yang dulu kita cintai
Hari ini itu adalah kisah perpisahan kita berdua
Sekarang itu berhembus
Meski anginnya begitu menyakitkan
Dengan hati kita yang dulu saling mencintai
Kita harus saling melepaskan satu sama lain
Sekarang itu berhembus
Sebuah kisah yang disampaikan oleh angin






0 Comments:
Post a Comment