Untuk sesaat aku telah tersesat
Kemana aku harus pergi
Aku benar-benar tak tahu
Karena aku hanya selalu berada di jalanmu
Oh tak apa-apa di siang hari, aku bisa menyibukan diri dan melaluinya
Saat malam datang aku kembali tersesat
Aku menangis dan terus menangis sampai fajar
Semuanya telah pergi
Harapan cintaku, mimpi indahku
Woo aku harus bagaimana woo, jangan kau buka hatimu, mengapa kau seperti itu?
Sekarang ini adalah sebuah jalan buntu
Aku tak ingin melepasmu, aku menatap matamu
Karena kau merasa begitu menyesal
Sebaliknya, aku lebih menyesal daripada itu
Oh tanganmu yang memelukku, aku sungguh menyukainya
Kau akan pergi dengan begitu mudahnya
Mengapa kau membuat aku menyukaimu?
Semuanya telah pergi
Harapan cintaku, mimpi indahku
Woo aku harus bagaimana woo, jangan kau buka hatimu, mengapa kau seperti itu?
Sekarang ini adalah sebuah jalan buntu
Aku pikir aku masih belum dewasa
Karena itu aku hanya menangis sepanjang hari
Tanpa dirimu, aku tak bisa melakukan apa-apa
Aku hanya bersikap kekanak-kanakan
Untuk sesaat aku akan tersesat
Harapan cintaku, mimpi indahku
Aku akan kembali mencari jalanku
Harapan cintaku, mimpi indahku
Untuk sesaat aku akan tersesat
Harapan cintaku, mimpi indahku
Aku akan kembali mencari jalanku
Harapan cintaku, mimpi indahku






0 Comments:
Post a Comment