Sebuah rahasia yang tak bisa kau pecahkan
Sebuah jalan yang tak bisa kau lalui
Aku lelah membicarakannya
Sekarang maukah kau berhenti?
Sebelum aku muak karnanya
Matamu yang gugup, itu selalu gemetar
Tunjukkan padaku dirimu yang berbeda
Candu dan api yang hanya milikmu
Cobalah lebih pedulikan aku lagi
Bakarlah itu, hatiku
Jika kau menginginkanku, mendekatlah lagi
Jika kau menginginkanku, katakan dengan keras sayang
Tanpa bisa mengedipkan mata, kau terus terpikat
Aku butuh waktu, ada getaran dan perasaan yang tak biasa
Ooh aku tak bisa kau miliki dengan mudah
Ooh aku adalah satu diantara seribu
Jika kau menginginkanku, jika kau menginginkanku, katakanlah
Jadilah pria sejati dan jadilah lebih berani untuk memelukku
Aku tak menunjukkan semuanya padamu
Tinggalkan saja itu di dalam khayalanmu
Aku pandai melakukan segalanya
Semua yang kau inginkan
Tidak, lebih daripada itu
Bagimu, aku adalah satu-satunya dunia
Satu-satunya hal yang kau cari-cari
Satu-satunya orang, itu hanyalah diriku
Jika kau menginginkanku, mendekatlah lagi
Jika kau menginginkanku, katakan dengan keras sayang
Tanpa bisa mengedipkan mata, kau terus terpikat
Aku butuh waktu, ada getaran dan perasaan yang tak biasa
Semua gadis merasa terpuruk jika bersamaku
Dengarlah, angkat tanganmu
(nana) angkat tanganmu, angkat tanganmu
Angkat tanganmu, angkat tanganmu
All my ladies, semuanya
Dengarlah, angkat tanganmu
(nana) angkat tanganmu, angkat tanganmu
Angkat tanganmu, angkat tanganmu
Jika kau menginginkanku
Jika kau menginginkanku, mendekatlah lagi
(Mendekatlah lagi)
Jika kau menginginkanku, katakan dengan keras sayang
Tanpa bisa mengedipkan mata, kau terus terpikat
(Ayolah sayang, ayolah sayang)
Aku butuh waktu, ada getaran dan perasaan yang tak biasa
Ooh aku tak bisa kau miliki dengan mudah
Ooh aku adalah satu diantara seribu
Jika kau menginginkanku, jika kau menginginkanku, katakanlah
Jadilah pria sejati dan jadilah lebih berani untuk memelukku
Oh, kau bisa memelukku
Gotta show gotta show gotta show
Kau harus tunjukkan bahwa kau menginginkanku
Dengan berani
Peluklah aku layaknya pria sejati






0 Comments:
Post a Comment