Mimpi nan suram yang kian menjauh
Itu menghilang mengikuti sang angin
Menghancurkan mimpi panjang yang dulu seolah menyentuh ujung jariku
Itu adalah cinta yang bodoh
Sorot matamu, semua hal tentangmu
Hari-hari yang dulu ku impikan bersamamu
Semua itu menghilang seperti buih
Cinta kita, kenangan kita
Bagiku, itu masih tak terlihat samar
Saat-saat kita, hari-hari kita yan tak berarti
Sekarang itu terasa menyakitkan dan aku merindukannya
Aku teringat dengan samar-samar
Kau yang dulu selalu memelukku dari belakang
Dalam kehangatanmu
Aku menyingkirkan hatiku yang gelisah
Cinta kita, kenangan kita
Bagiku, itu masih tak terlihat samar
Saat-saat kita, hari-hari kita yan tak berarti
Sekarang itu terasa menyakitkan dan aku merindukannya
Air mataku kembali menetes
membawa serta dirimu
Saat-saat kita, hari-hari kita yan tak berarti
Sekarang itu terasa menyakitkan dan aku merindukannya






0 Comments:
Post a Comment