Penghujung musim panas yang terik
Jangkrikpun seolah menangis
Sebuah buku yang aku baca dengan perlahan
Perlahan-lahan aku mulai tertidur
Sebuah tempat yang aku cari-cari
Yang hanya aku lihat di dalam mimpi
Saat pagi tiba, dengan samar semuanya akan terlupakan
Sebuah tempat yang begitu jauh
Samar-samar mulai terlihat
Siapakah itu? Aku bahkan dengan gelisah mencoba memikirkannya
Apa yang sedang kau cari?
Ujung hidungku terasa begitu dingin
Jalan ini yang dulu aku susuri seorang diri
Seperti kemarin, itu nampak begitu jelas
Seseorang tengah menungguku di ujung jalan ini
Dengan perasaan yang terburu-buru
La la la la, saat aku melantunkannya
Sebuah lagu yang tak asing yang kian bertumpuk
Pada saat itu, aku membuka mataku
Dan itu hanyalah angin yang berlalu
Apakah ini mimpi lagi? aku bangun dan menggeliat sambil termenung
Aku mengusap kedua mataku yang basah






0 Comments:
Post a Comment