Kita tak bisa melihatnya, seperti sebuah mimpi yang tertutup
Sosok dirimu yang berada di balik bayangan nan gelap
Luka di dalam rasa sakitmu itu, aku bahkan tak bisa menggapainya
Seperti takdir, aku tak bisa menghindarinya
Di hari yang menyedihkan, meskipun itu menyakitkan, sekarang aku ada di sisimu
Bahkan dalam setiap saat yang samar, aku selalu mempercayai dirimu
Aku mempercayai dirimu
Seolah menyaksikan bunga nan layu, hanya rasa sakit yang terus tumbuh
Seperti hati yang membeku, sosok dingin dirimu itu
Seperti cahaya bintang yang mulai menghilang itu, kegelapan nan pekat mulai datang
Sekarang aku tak bisa lagi menghapus bintangmu itu
Di hari yang menyedihkan, meskipun itu menyakitkan, sekarang aku ada di sisimu
Bahkan dalam setiap saat yang samar, aku selalu mempercayai dirimu
Aku ada di sisimu wo
Aku ada di sisimu wo
Apakah kau melihat hatiku ini wo
Apakah kau mendengar hatiku ini? Aku hanya melihat dirimu seorang
Itu begitu melelahkan, aku akan menyentuh hatimu itu saat kau tengah merasa lelah
Seperti hari pertama kita berjumpa, aku bahkan masih tetap mempercayaimu
Apakah kau mendengarnya?
Apakah kau mendengarnya?
Apakah kau mendengarnya?






0 Comments:
Post a Comment