Terkadang, aku bertanya-tanya
Saat aku melihat langit berubah warna
Tak semuanya bisa tetap sama
Sejak awal
Pohon-pohon yang menelan lampu hijau
Tiba-tiba kehilangan warnanya
Seiring dengan berlalunya musim
Janji untuk selamanya
Itu kehilangan maknanya
Untuk sebagian
Bawa aku kembali ke saat kita pertama kali mulai
Saat kita saling memandang
Setelah sekian lama
Kau masih di sisiku seperti yang pertama kali
Kaulah satu satunya
Satu-satunya
Kaulah satu untukku
Ingin bersamamu, selalu
Aku masih merasa kagum
Seperti suhu saat kita pertama kali bertemu
Hatiku selalu terasa sedikit bergejolak
Saat aku bersamamu
Bawa aku kembali ke saat kita pertama kali mulai
Saat kita saling memandang
Setelah sekian lama
Kau masih di sisiku seperti yang pertama kali
Kaulah satu satunya
Satu-satunya
Kaulah satu untukku
Ingin bersamamu, selalu
Tetaplah bersamaku, selalu
Tiba-tiba, angin kencang berhembus
Namun kita tetap berjalan bersama seperti biasanya
Aku tak ingin melepaskan tanganmu
Karena hanya kaulah satu-satunya
Ya hanya kaulah satu-satunya
Lebih dekat dari siapa pun
(Dekat)
Aku berharap kita akan terhubung
(Sama seperti biasanya)
Seolah-olah kita berjanji pada akhir hari ini
(Bersama lagi)
Di sisiku, seperti yang pertama kali
Kaulah satu satunya
Satu-satunya
Kaulah satu untukku
Ingin bersamamu, selalu
Ooh
Kaulah satu untukku
Ooh
Ingin bersamamu, selalu






0 Comments:
Post a Comment