Diriku yang bahkan masih tak cukup dewasa bagimu, aku sungguh menyayangkannya
Saat itu aku harus menyusuri sebuah jalan yang bahkan sama sekali tak ku kenal
Kau sekuntum bunga yang mekar, aku bahkan masih tak mengetahuinya, karna saat itu kita belum dewasa
Seperti yang kita lakukan saat kita bertemu lagi, ya, ya, ya, tersenyumlah
Terkadang aku bahkan merasa menyesal dan membencinya, ya, ya, kau sekuntum bunga nan mekar
Woo woo woo woo woo
Aku tak ingin kau tertidur, aku hanya ingin kau mengingat perasaan ini
Meskipun aku mencoba melihatnya karena itu begitu indah, itu sungguhlah berharaga
Seperti yang kita lakukan saat kita bertemu lagi, ya, ya, ya, tersenyumlah
Terkadang aku bahkan merasa menyesal dan membencinya, ya, ya, kau sekuntum bunga nan mekar
Saat itu akupun sungguh tak mengetahuinya mengapa air mata ini menetes
Aku sungguh tak mengetahuinya bahwa kita sungguh berbeda seperti ini
Semuanya telah berubah, itu berbeda dari diriku, ya, ya, aku bermimpi
Perlahan-lahan mulai memudar, sosok dirimu di foto itu, ya, ya aku sekuntum bunga nan mekar






0 Comments:
Post a Comment