Tiba-tiba saja langkahku terhenti karna ingatan saat-saat bersama kita dulu
Tak apa-apa meski waktu berlalu karna aku percaya bahwa aku masih merindukanmu
Aku bahkan tak bisa mengatakan bahwa aku mencintaimu, mengapa baru sekarang aku menyesalinya?
Aku meninggalkanmu dan hanya ada air mata yang mengalir memilukan, sunguh, aku sungguh orang yang bodoh
Tiba-tiba saja langkahku terhenti karna ingatan saat-saat bersama kita dulu
Tak apa-apa meski waktu berlalu karna aku percaya bahwa aku masih merindukanmu
Aku pikir semua itu hanyalah bohong belaka, namun semua itu hancur dalam sesaat
Sepanjang hari aku hanya memikirkanmu, bagaimanakah aku bisa menjalani hidup seperti ini?
Aku bahkan tak bisa mengatakan bahwa aku mencintaimu, mengapa baru sekarang aku menyesalinya?
Aku meninggalkanmu dan hanya ada air mata yang mengalir memilukan, sunguh, aku sungguh orang yang bodoh
Sosok terakhir dirimu, sampai sekarangpun aku masih tetap mengingatnya
Aku bahkan tak bisa mengatakan bahwa aku mencintaimu, mengapa baru sekarang aku menyesalinya?
Aku meninggalkanmu dan hanya ada air mata yang mengalir memilukan, sunguh, aku sungguh orang yang bodoh






0 Comments:
Post a Comment