Saat lembayung semakin pekat di jalan yang biasa kita berdua susuri
Untuk sesaat aku mengingat dirimu di kedua mataku ini
Aku sudah membiarkanmu pergi di jalan yang di hiasi salju ini
Hanya ada jejak kecil yang tersisa dan itu membuatku menangis
Tetesan embun yang membasahi kedua mata indahku
Itu berasal dari serpihan awan di hari kemarin
Saat mungkin hatimu mulai mengering,
Aku akan memerasnya dan membasahinya untukmu
Saat musim yang dipenuhi salju kembali datang
Saat ada begitu banyak hari nan sulit membuatku menangis
Dimanakah dirimu berada?
Dimanakah dirimu berada?
Aku mencoba tuk memeluk hatimu nan lelah itu
Tetesan embun yang membasahi kedua mata indahku
Itu berasal dari serpihan awan di hari kemarin
Saat mungkin hatimu mulai mengering,
Aku akan memerasnya dan membasahinya untukmu
Saat mungkin hatimu mulai mengering,
Aku akan membasahinya lagi untukmu






0 Comments:
Post a Comment