Es dalam secangkir kopi
Itu mengilang satu per satu
Bagian dalam mulutku menjadi dingin
Aku tak membencimu, tapi kenapa seperti ini
Udara yang hanya diisi kecanggungan
Itu tak kunjung mencair dalam waktu yang lama
Ha ha ha
Tertawa dengan paksa
Kau mendekat
Menciumku
Kau memegang kendali waktunya
Hahaha aku tertawa
Lagi-lagi hahaha dengan terpaksa
Aku menyeringai
Udara yang menyesakkan
TT Waktu terus berdetak
Membuang-buang waktu
Mendekatlah padaku
Aku tertawa untukmu
Kemarilah
Kemarilah
Kemarilah
Kemarilah
aku menunggumu
Masuklah
Masuklah
Masuklah
Kesenjangan terbuka
Apa yang kau lakukan
Bibirmu masih terkunci
Jangan ragu, Boy
Aku mohon, jangan bertingkah seolah kau peduli
Membingungkanku
Kau sudah membawa hatimu
Sampai kapan kau akan terus melangkah mundur
Ayo, ikut
Ayo, ikut
Oh Mendekatlah
Lihatlah mataku
Supaya aku bisa mendengar desah napasmu Ya
Lihatlah hatiku yang menginginkanmu ini
Kita berdua tahu segalanya. Ya
Kata-kata yang sama
Bahkan getaran yang sama, semuanya
Itu sudah jelas, namun aku tetap mengharapkannya oh
Mengapa kamu ragu-ragu
Genggamlah tanganku ini dengan alami adanya
Hahaha aku tertawa
Lagi-lagi hahaha dengan terpaksa
Aku menyeringai
Udara yang menyesakkan
TT Waktu terus berdetak
Membuang-buang waktu
Mendekatlah padaku
Aku tertawa untukmu
Kemarilah
Kemarilah
Kemarilah
Kemarilah
aku menunggumu
Masuklah
Masuklah
Masuklah
Itu mengilang satu per satu
Bagian dalam mulutku menjadi dingin
Aku tak membencimu, tapi kenapa seperti ini
Udara yang hanya diisi kecanggungan
Itu tak kunjung mencair dalam waktu yang lama
Ha ha ha
Tertawa dengan paksa
Kau mendekat
Menciumku
Kau memegang kendali waktunya
Hahaha aku tertawa
Lagi-lagi hahaha dengan terpaksa
Aku menyeringai
Udara yang menyesakkan
TT Waktu terus berdetak
Membuang-buang waktu
Mendekatlah padaku
Aku tertawa untukmu
Kemarilah
Kemarilah
Kemarilah
Kemarilah
aku menunggumu
Masuklah
Masuklah
Masuklah
Kesenjangan terbuka
Apa yang kau lakukan
Bibirmu masih terkunci
Jangan ragu, Boy
Aku mohon, jangan bertingkah seolah kau peduli
Membingungkanku
Kau sudah membawa hatimu
Sampai kapan kau akan terus melangkah mundur
Ayo, ikut
Ayo, ikut
Oh Mendekatlah
Lihatlah mataku
Supaya aku bisa mendengar desah napasmu Ya
Lihatlah hatiku yang menginginkanmu ini
Kita berdua tahu segalanya. Ya
Kata-kata yang sama
Bahkan getaran yang sama, semuanya
Itu sudah jelas, namun aku tetap mengharapkannya oh
Mengapa kamu ragu-ragu
Genggamlah tanganku ini dengan alami adanya
Hahaha aku tertawa
Lagi-lagi hahaha dengan terpaksa
Aku menyeringai
Udara yang menyesakkan
TT Waktu terus berdetak
Membuang-buang waktu
Mendekatlah padaku
Aku tertawa untukmu
Kemarilah
Kemarilah
Kemarilah
Kemarilah
aku menunggumu
Masuklah
Masuklah
Masuklah






0 Comments:
Post a Comment