Sorot matamu yang hangat itu
Senyuman yang hanya menatapku itu
Tanpa sepatah katapun
Bahkan kehangatan kedua tangan yang dulu ku rasakan, itu telah menghilang
Meski aku berulang kali mencoba tuk menangkapnya kembali
Itu tetap tak bisa mengisi kekosongan hatiku ini
Cinta adalah dirimu, aku melihatmu
Tampilan belakang yang ku lihat disana, apakah itu benar dirimu?
Meski aku menggenggam tanganmu, meski aku berbicara, kau tetap tak menjawabku
Suaramu yang aku dengar di telingaku
Itu adalah sebuah mimpi yang kan sirna saat aku membuka mata
Hatimu yang harus melepaskanku
Aku tahu, itu terasa lebih menyakitkan adanya
Semua waktu yang mana itu bukanlah diriku
Aku harus mengembalikannya untuk kita, namun
Cinta adalah dirimu, sekarang aku membutuhkanmu
Tampilan belakang yang ku lihat disana, apakah itu benar dirimu?
Meski aku menggenggam tanganmu, meski aku berbicara, kau tetap tak menjawabku
Suaramu yang aku dengar di telingaku
Itu adalah sebuah mimpi yang kan sirna saat aku membuka mata
Aku pikir aku benar-benar bodoh karena mengetahuinya begitu terlambat
Kenangan yang sudah terukir itu, itu adalah dirimu
Kau yang tlah berada jauh disana, apakah kau tahu hatiku ini?
Meski aku memandangmu, meski kau ada di pelukanku, kau tetaplah jauh adanya
Suaramu yang aku dengar di telingaku
Itu adalah sebuah mimpi yang kan sirna saat aku membuka mata






0 Comments:
Post a Comment