Semakin aku menghapusmu, kau malah semakin jelas
Aku sungguh sakit
Aku berdiri di penghujung kerinduan
Hari seperti apapun itu, aku tak bisa melepaskanmu
Aku benci diriku yang sudah hancur ini
Pada akhirnya kenangan menyisakan goresan luka
Cinta, aku bahkan tak bisa menulis atau menghapus dirimu
Bahkan itu memudar seperti mimpi
Karna aku tahu meski aku bertahan aku tak akan bisa kembali lagi
Lagi, kau akan kembali menemui seseorang yang lain
Berbahagialah, tersenyumlah, kau bahkan bisa melupakanku
Karna hatiku yang lemah dan telah hancur
Aku jadi seperti ini
Aku hanya bisa melihat punggungmu
Jika aku tak bisa lagi meraihmu, sekarang aku harus melepasmu
Namun itu tak mungkin, aku tak bisa
Meski aku berteriak memanggilmu
Yang tersisa hanyalah rasa sakit nan putus asa tanpa adanya jawaban
Bahkan itu memudar seperti mimpi
Karna aku tahu meski aku bertahan aku tak akan bisa kembali lagi
Lagi, kau akan kembali menemui seseorang yang lain
Berbahagialah, tersenyumlah, kau bisa melupakan semua tentang diriku
Andai aku bisa mengembalikan waktu
Aku akan melakukan apapun untuk menjaga hatiku ini
Perlahan-lahan itu bahkan menjadi semakin jauh
Bahkan meski satu sisi hatiku berlubang, meski itu begitu menyakitkan
Saat-saat dirimu itu, janganlah kau menghentikannya
Jadilah lebih baik lagi, tersenyumlah, kau bahkan bisa melupakanku