Recents Posts

Showing posts with label Hwang In Wook. Show all posts
Showing posts with label Hwang In Wook. Show all posts

Friday, November 1, 2019

Hwang In Wook - Sad Drinking (이별주) Indo Lirik

Leave a Comment
Saat hari ini berlalu, aku harus melupakanmu
Segelas minuman yang gemetar ini, itu sama seperti halnya hatiku 
Meski kau tak mengatakan apapun, aku bisa mengetahuinya 
Sepertinya hari ini kau akan mengucapkan selamat tinggal 

Mengapa harus seperti ini, mengapa harus di kedai minuman ini?
Pertemuan pertama kita dulu, di tempat ini 
Mengapa air mata ini terus menetes?

Setelah kau meminum segelas minuman ini 
Sepertinya kau akan mengucapkan kata perpisahanmu 
Aku mohon, jangan seperti ini, jangan tinggalkan aku 
Bukankah semua itu tak ada gunanya? 

Setelah kau meminum segelas minuman ini 
Bukankah pada akhirnya kau akan sendirian?
Mengapa kita harus berpisah?
Segelas minuman ini, aku mohon janganlah kau mengosongkannya

Mengapa harus seperti ini, mengapa harus di kedai minuman ini?
Dulu setiap hari kita bertemu di tempat ini 
Mengapa air mata ini terus menetes?

Setelah kau meminum segelas minuman ini 
Sepertinya kau akan mengucapkan kata perpisahanmu 
Aku mohon, jangan seperti ini, jangan tinggalkan aku 
Bukankah semua itu tak ada gunanya? 

Setelah kau meminum segelas minuman ini 
Bukankah pada akhirnya kau akan sendirian?
Mengapa kita harus berpisah?
Segelas minuman ini, aku mohon janganlah kau mengosongkannya

Setelah kau meminum segelas minuman ini
Akankah aku bisa hidup tanpa dirimu?
Sekarang kita sudah menjadi orang asing 

Setelah kau meminum segelas minuman ini 
Jika kau akan mengakhirinya dengan segelas minuman ini 
Tak bisakah jika kau mengatakan bahwa kau mencitaiku?
Saat itu, mengapa seperti itu? Mengapa kau mencintaiku?
Bagaimanapun itu, kita akan tetap menjadi orang asing 

Setelah kau meminum segelas minuman ini 
Bukankah pada akhirnya kau akan sendirian?
Mengapa kita harus berpisah?
Segelas minuman ini, aku mohon janganlah kau mengosongkannya
Read More

Friday, June 21, 2019

Hwang In Wook (황인욱) - Phocha (포장마차) Indo Lirik

Leave a Comment
Kedai minuman yang dulu biasa ku datangi bersamamu 
Sambil sendirian memikirkanmu aku minum segelas soju 
Sup kimchi yang begitu kau sukai 
Dalam diam aku memandangnya, segelas air mata 

Apakah dia akan datang?
Tidak, setidaknya 
Beritahukanlah padanya 
Bahwa aku selalu seperti ini, menunggunya 

Kedai pinggir jalan, saat itu, di tempat itu 
Aku berdiri disana, di tempat dulu kau berada 
Saat itu kau bilang bahwa kau mencintaiku 
Saat itu kau bilang bahwa kita akan selamanya 

Kedai pinggir jalan, saat itu, di tempat itu 
Aku memintamu untuk kembali 
Aku mengulangnya, lagi dan lagi
Aku tahu bahwasanya kau tak akan kembali 

Apakah dia akan datang?
Apakah dia sendirian?
Beritahukanlah padanya 
Aku masih menunggu seperti sat itu 

Kedai pinggir jalan, saat itu, di tempat itu 
Aku berdiri disana, di tempat dulu kau berada 
Saat itu kau bilang bahwa kau mencintaiku 
Saat itu kau bilang bahwa kita akan selamanya 

Kedai pinggir jalan, saat itu, di tempat itu 
Aku memintamu untuk kembali 
Aku mengulangnya, lagi dan lagi
Aku tahu bahwasanya kau tak akan kembali 

Meskipun aku berusaha untuk mencoba melupakan semuanya 
Sepertinya itu tak berjalan dengan baik 
Seperti sebuah kebiasaan, tidak, seperti kita yang biasanya 

Tak bisakah kau kembali tuk kedua kalinya?
Aku berdiri disana, di tempat dulu kau berada 
Saat itu kau bilang bahwa kau mencintaiku 
Saat itu kau bilang bahwa kita akan selamanya 

Bahkan aku terus memanggil dan memenggil dirimu kembali 
Lagi, kau tak pernah mengatakan sepatah katapun 
Aku mengulangnya, lagi dan lagi
Aku tahu bahwasanya kau tak akan kembali 
Read More

Monday, March 4, 2019

Hwang In Wook - As The Wind Passed (바람처럼 지나간) My Only One OST Indo Lirik

Leave a Comment
Cinta itu laksana angin
Aku tak tahu darimana dan kemana perginya 
Angin nan dingin di dalam hatiku 
Itu bahkan masih ada di dalam hatiku ini 

Malam nan panjang berlalu, saat aku membuka mata di pagi hari 
Aku memulai hari-hariku tanpa hadirnya dirimu 
Melewati kenangan yang perlahan-lahan kian memudar 
Aku mengingatmu, aku merindukanmu 

Aku hanya bisa menatap angin dari kejauhan 
Aku hanya menanggung rasa sakitku seorang diri 
Kenagan kita yang telah lalu, itu laksana semilir angin 
Dalam udara yang tak memberi jawaban 
Dengan dinginnya kesunyian yang tersisa
Aku berjalan dalam bimbingan langkah kakiku 
Perlahan-lahan aku menjadi terbiasa dengan waktu yang tlah berlalu 
Aku memikirkanmu, aku merindukanmu 

Aku hanya bisa menatap angin dari kejauhan 
Aku hanya menanggung rasa sakitku seorang diri 
Kenagan kita yang telah lalu, itu laksana semilir angin 
Dalam udara yang tak memberi jawaban 
Dengan dinginnya kesunyian yang tersisa
Aku hanya menatap angin 
Aku hanya menanggung rasa sakitku seorang diri 
Kenagan kita yang telah lalu, itu laksana semilir angin 
Dalam udara yang tak memberi jawaban 
Dengan dinginnya kesunyian yang tersisa
Read More